on January 21st, 2009

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

on October 8th, 2008

Search for a product that people are buying now (example wwi) that is hot, a place to find such product is EBay pulse that shows what is the top 10 products.
Go to Google Trends do research on that product and see what country is the heights search result for that product.
Start advertising that product on as may classified ads site as you can.
Start a blog, lens, website link them all make back links to these sites post every day about this product. 
Return to the classified ad site make new free ad and keep building to on your blogs.
Get a press release and after a month of hard work the money is in the bank and the smile is back on your face!
Hard work pays out!

Berminat sih, tapi mulainya dari mana?

Punya bisnis sendiri? Berminat sih, tapi mulainya dari mana? Cari modal dulu? Pilih-pilih jenis usaha? Riset pasar? Eits, tunggu dulu.

Sebelumnya, tanyakan dulu pada diri sendiri, “Apakah saya punya waktu luang untuk berbisnis?” Apa jadwal harian anda? Berangkat pagi buta ke kantor, siang sampai sore hari terbenam dalam tumpukan urusan kantor, pulang ke rumah larut malam, lembur di akhir pekan dan akhirnya sukses terkapar tidur seharian di hari minggu.

Waktu 24 jam sehari pun serasa menguap begitu saja dari hari ke hari, minggu, bulan dan akhirnya di sepanjang tahun perjalanan hidup kita. Bagaimana mau mulai berbisnis, kalau tak punya waktu untuk memulainya?

Kalau memang tidak punya waktu luang, kita BUAT waktu jadi luang ;) Kurangi kegiatan yang tidak produktif seperti menonton tv, ngobrol / chatting, mall to mall, clubbing, dll.

Seharian sibuk di kantor? OK, berapa jam anda tidur dalam sehari? 6 jam? Kurangi jadi 5 jam. Artinya, ada 25 jam waktu luang tiap bulannya. Dengan bantuan internet, anda toh masih bisa leluasa berbisnis di tengah malam sekalipun.

Intinya, semua tergantung pada diri kita sendiri. Mau mulai sekarang atau terus menunda? Investasi waktu untuk membangun masa depan atau membiarkan waktu menguap begitu saja? Start NOW or NEVER Forever!

Baca juga artikel:
- Kunci Sukses Aristotle Onassis
http://dexton.adexindo.com/artikel-agustus2-kiat-sukses-onasssis.html
- Stop Sindrom Senin!
http://dexton.adexindo.com/artikel-stop-sindrom-senin.html
- Perlu Modal Berapa?
http://dexton.adexindo.com/artikel-agustus1-perlu-modal-berapa.html

Tetap SEMANGAT!
Rosa S Rustam (Ocha)

SETELAH BERTAHUN2 MENGATAKAN PADA KHALAYAK BAHWA KEMOTERAPI ADALAH CARA SATU2NYA UNTUK MENCOBA (KATA KUNCI: MENCOBA) DAN MENGHILANGKAN PENYAKIT CANCER, JOHN HOPKINS AKHIRNNYA MULAI MENGATAKAN: ‘ADA CARA ALTERNATIF’

Update dari John Hopkins:
 
1.           Tiap orang mempunyai sel kanker. Sel kanker ini tidak tampak dalam pemeriksaan standar sampai sel2 ini berkembang  biak hingga berjuta jumlahnya..
 
2.           Pada saat dokter memberitahu pasien bahwa ‘tidak  ada sel kanker lagi’ setelah menjalani pengobatan, itu artinya pemeriksaan yang  dilakukan sudah tidak dapat mendeteksi sel2 cancer karena sel2 tersebut sudah  berada di bawah ukuran/jumlah yang dapat terdeteksi
 
3.            Sel cancer tumbuh antara 6 sampai  lebih dari 10 kali dalam jangka waktu hidup manusia.
 
4.           Pada saat kekebalan tubuh seseorang  tinggi, sel2 cancer akan dihancurkan dan dicegah sehingga tidak dapat bertambah  banyak dan membentuk tumor.
 
5.           Pada saat seseorang menderita cancer ini menunjukkan bahwa orang tersebut mengalami beberapa kekurangan nutrisi. Ini dapat terjadi karena faktor genetika, lingkungan, makanan dan cara  hidup.
 
6.           Untuk menanggulangi kekurangan nutrisi  dan memperkuat sistem kekebalan tubuh dapat ditempuh dengan merubah diet (cara  makan) dan menambahkan asupan suplemen.
 
7.            Kemoterapi, meracuni sel cancer yang  bertumbuh cepat, tapi pada saat yang sama juga menghancurkan pertumbuhan sel  sehat dalam tulang sumsum, gastrointestinal  tracts (saluran pencernaan) dll, dan dapat menyebabkan kerusakan pada  organ2 lain, seperti hati, ginjal, jantung, paru2
 dll.
 
8.            Sedangkan radiasi, bersamaan dengan  fungsinya yang menghancurkan sel cancer, juga menyebabkan luka bakar,  meninggalkan bekas luka, dan merusak sel, tissues, dan organ yang  sehat.
 
9.            Perawatan dini dengan kemoterapi dan  radiasi dapat mengurangi ukuran tumor. Namun penerapan kemoterapi dan radiasi  yang berkepanjangan tidak akan menghasilkan pengurangan tumor lebih  lanjut.
 
10.        Pada saat tubuh menanggung beban racun  yang berlebihan dari kemoterapi dan radiasi, sistem kekebalan tubuh akan  terancam atau hancur, karena itulah  seseorang akan mengalami berbagai  macam infeksi dan komplikasi.
 
11.        Kemoterapi dan radiasi dapat  menyebabkan sel kanker bermutasi dan menjadi tahan dan sulit untuk dihancurkan.  Operasi juga dapat menyebabkan sel cancer menyebar ke tempat2  lainnya.
 
12.        Cara efektif untuk melawan cancer  adalah dengan membuatnya kelaparan, yaitu dengan cara tidak memberikan makanan  yg dibutuhkan dalam sel untuk dapat berkembang biak
 
SEL CANCER MEMAKAN:
o       Gula. Dengan meniadakan gula dalam asupan makanan itu berarti menghilangkan makanan utama sel cancer. Pengganti gula seperti NutraSweet, Equal, Spoonful, dll dibuat dari Aspartame, dan ini  berbahaya. Pengganti yang lebih natural yaitu madu Manuka atau molasses, tapi dalam jumlah yang sedikit. Garam meja mengandung
 bahan kimia tambahan untuk  menjadikannya putih. Alternatif yang lebih baik yaitu Bragg’s aminos atau garam  laut.
 
o       Susu menyebabkan tubuh menghasilkan mucus, terutama di dalam gastro-intestinal tract (saluran pencernaan). Mucus juga makanan sel kanker. Dengan meniadakan susu dan menggantikannya dengan susu  kedelai (tanpa gula) sel-sel cancer akan kelaparan.
 
o       Sel2 cancer berkembang dengan baik di  lingkungan yang tinggi asam. Dietari yang berbasis daging sangat tinggi kadar asamnya. Oleh karena itu lebih baik mengkonsumsi ikan, sedikit ayam daripada sapi atau babi. Daging juga mengandung antibiotic, hormon tambahan dan parasit2 untuk peternakan. Kesemuanya ini sangat berbahaya, terutama untuk penderita cancer.
 
o       Dietari yang 80% berbasis sayuran  segar dan sarinya (jus), whole  grain, kacang2an dan sedikit buah akan membantu menjadikan tubuh  dalam situasi alkaline. 20% dari persentasi tadi dapat diambil dari makanan yang dimasak termasuk kecambah. Sari sayuran segar mengandung enzim2 aktif/hidup yang dapat diserap dengan mudah dan dapat mencapai titik selular dalam waktu 15 menit  untuk memberi makan dan mempercepat pertumbuhan sel2 sehat. Guna memperoleh enzim2 aktif untuk membangun sel sehat, minumlah sari sayuran segar (hampir semua jenis sayuran, termasuk
 kecambah) dan makanlah sejumlah sayuran mentah 2-3 kali sehari. Enzim2 ini hancur pada temperature 40 derajat Celcius.
 
o       Hindari kopi, teh dan coklat, karena  mengandung kafein yang tinggi. Teh hijau lebih baik sebagai alternatifnya, dan mempunyai unsur2 yang memerangi cancer. Air, yang paling baik yaitu air yang sudah di saring (filtered) guna menghindari racun2 dan kandungan2 logam dalam air  keran. Hindari air yang sudah melewati proses distilasi karena mengandung  asam.
 
o       Protein dari daging sulit untuk dicerna dan membutuhkan enzim pencerna yang cukup banyak. Kandungan daging yang  tidak tercerna dan tertinggal  di saluran pencernaan akhirnya akan membusuk  dan menambah timbunan racun.
 
o       Dinding sel2 kanker mempunyai selaput  protein yang kuat. Dengan menghindari makanan mengandung daging, tubuh  membutuhkan jauh lebih sedikit enzim untuk mencerna makanan, sehingga sebagian  besar enzim dapat menyerang dinding protein pada sel2 cancer dan selanjutnya memungkinkan bagi sel2 tubuh untuk menghancurkan sel2 cancer.
 
o       Beberapa suplemen menaikan system  kekebalan tubuh (IP6, Floressence, Essiac, anti-oxidants, vitamins, mineral,  EFAs dll) sehingga memungkinkan sel2 tubuh sehat untuk menghancurkan sel2  cancer. Suplemen lain seperti Vitamin E diketahui menyebabkan apoptosis, atau sel mati terprogram, yaitu metode natural dari tubuh untuk membuang sel2 yang rusak, yang tidak dikehendaki, atau tidak dibutuhkan.
 
o       Cancer adalah penyakit yang melibatkan  pikiran, tubuh dan jiwa. Jiwa yang proaktif dan positif akan membantu penderita cancer untuk sembuh. Kemarahan, tidak dapat memaafkan, dan kegetiran menjadikan tubuh dalam situasi yang tegang dan berkadar asam tinggi. Belajar untuk berjiwa  lembut dan pemaaf. Belajar untuk bersantai dan menikmati hidup.
 
o       Sel cancer tidak dapat berkembang  dalam lingkungan yang tinggi oksigen. Berolahraga setiap hari dan menghirup  nafas dalam2 dapat membantu asupan oksigen dalam tahap selular. Terapi oksigen  juga salah satu cara yang digunakan untuk menghancurkan sel2  cancer.

Jangan menggunakan tempat  plastic di microwave
 
1.      Jangan memasukan botol air
ke freezer
2.      Jangan menggunakan ‘plastic wrap’ di microwave

Rumah  Sakit John Hopkins baru-baru ini memasukkan berita ini di newsletters-nya. Informasi ini juga diedarkan di Walter Reed Army Medica lCenter.

Dioxin adalah jenis bahan kimia yang menyebabkan cancer, terutama cancer payudara. Dioxin juga berkadar racun tinggi bagi sel2 di tubuh kita.  

Jangan membekukan botol plastik dengan  air di dalamnya karena ini melepaskan kandungan dioxin yang terdapat dalam  plastik.

Baru2 ini Dr. Edward Fujimoto, Wellness Program Manager di Rumah Sakit Castle, hadir di satu program televisi  untuk menjelaskan bahaya kesehatan ini. Beliau menjelaskan sebaiknya tidak memanaskan makanan di dalam microwave menggunakan tempat plastik.

Terlebih untuk makanan yang mengandung  lemak. Beliau juga mengatakan bahwa kombinasi lemak, panas tinggi dan plastic melepaskan dioxin ke dalam makanan yang akhirnya akan masuk ke dalam sel2 tubuh.  Beliau menghimbau untuk memanaskan makanan di microwave dengan Corning Ware, Pyrex atau keramik.

Produk kertas tidak begitu jelek namun kita tidak tau apa yang ada di kertas tersebut. Lebih aman menggunakan produk2 di atas. Dia mengingatkan kita bahwa beberapa waktu lalu restoran cepat saji beralih dari  produk foam ke kertas. Hal ini juga disebabkan karena masalah dioxin.

Beliau juga mengungkapkan tentang  plastic wrap seperti saran, juga  berbahaya untuk digunakan menutup makanan  yang akan di panaskan dalam microwave. Panas yang tinggi dapat menyebabkan zat2 beracun meleleh dan menetes ke dalam makanan. Tutuplah makanan dengan paper towel (tissue dapur)
 

Kirimkanlah artikel  ini ke semua orang penting di dalam hidup anda!
 
DOA  mengatasi segala penyakit…

Oleh : Shauman Shaladin
 
Untuk membangun usaha yg baik dan berkelanjutan diperlukan usaha yang gigih dari pemiliknya. Kadang kita berfikir apa yang dilakukan mereka secara gigih.  Apakah dengan memutar uang?, mereka bekerja gigih untuk membangun reputasi. Suatu citra positif yang menjadi kesan orang lain terhadap mereka. Reputasi merupakan perpaduan dari identitas pribadi dan citra diri. Identitas prbadi merupakan faktor internal yg bisa kita bentuk sementara citra merupakan faktor eksternal yg tidak bisa diintervensi. Citra merupakan respon  terhadap nilai seseorang menurut pandangan orang lain.
Sebagai seorang karyawan, saya berkesempatan diikutkan seminar tentang pencitraan diri yang dibawakan oleh seorang pakar komunikasi. Dalam suatu session, beliau menyatakan bahwa hal yang penting dilakukan oleh seorang yg ingin sukses dalam berkarir atau berbisnis adalah berusaha dengan sebaik-baiknya agar orang lain memberikan nilai positif (great value) terhadapnya. Usaha ini dilakukan melalui proses pembentukan identitas diri melalui perilaku, visi dan ekpressi.  Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa pembentukan identitas melalui prilaku dilakukan dengan cara tindakannya konsisten, jujur, bertanggung jawab sementara melalui ekpressi meliputi penekanan terhadap  tindakannya tersebut.
Pertanyaan yang mengelitik dilontarkan oleh beliau, mengapa kita melihat yang naik mercy or BMW atau jaguar dicitrakan sudah mapan atau sukses padahal boleh jadi pembelian tersebut melalui leasing ? kenapa pimpinan bank lebih senang bertemu dengan direktur atau presdir meskipun perusahaannya masih dalam tahap berkembang ? Jawabnya adalah citra yang melekat dari merk atau posisi tersebut.
Pak Tung , seorang pakar di bidang street markering pun menulis dalam bukunya yang menyentil perilaku kita yang terkadang kita terlalu pelit memberikan nama posisi untuk anak buah kita padahal tujuan dari posisi itu sendiri untuk memudahkan proses penjualan atau pemasaran. Demikian juga dengan pak Budi Rachmat (implementor rumus Kiyosaki), memanfaatkan unit usaha frenchise-nya untuk membangun reputasi. Membangun track record yang berguna untuk pengembangan bisnisnya.
 Di dalam keseharian kita, sering kita temukan seseorang yang dengan mudahnya mendapatkan kepercayaan dari bank, mudahnya meniti karir, mudahnya dalam membangun bisnis, mudahnya membangun hubungan bisnis. Semua itu tidak terlepas dari citra yg diberikan orang lain terhadap dirinya. Media massa sering menurunkan profile seseorang yg bertujuan membangun citra positif orang tersebut. Kita pun selaku karyawan perlu untuk membangun identitas diri.. Tujuannya tidak lain adalah untuk membangun reputasi yang kelak berguna untuk promosi atau membangun bisnisnya atau berpindah kerja.
 
Membangun identitas diri
 
Setiap orang memiliki cara masing-masing dalam membangun identitas diri. Dulu ketika di masih di sekolah, pembangunan identitas diri salah satunya mengikuti berbagai ektra kurikuler, ikut aktif di OSIS. Atau jika kita pernah kuliah, ikut aktif di UKM dll. Secara tidak sadar, keikutasertaan kita di berbagai kegiatan tersebut ikut membentuk pribadi dan mental kita.
Identitas diri bisa dibentuk. Hal yang penting dalam membangun identitas diri adalah pahami tujuannya membangun identitas diri. Kemudian fokus untuk pengembangannya. Susun daftar hal apa yang diperlukan untuk membangun identitas tersebut. Kalo pusing, silahkan ke toko buku. Banyak buku-buku yang membahas mengenai kepribadian. Kalo perlu ikut seminar sehari.
Selamat membangun identitas dan TETAP SEMANGAT.

on August 5th, 2008

“OK, saya berminat!” Banyak orang berminat punya bisnis sendiri, ingin punya penghasilan tambahan, bisa resign dari kerja kantoran, tidak lagi direpotkan dengan tagihan ataupun hutang, dan –yang terpopuler- ingin punya passive income.

Punya keinginan kuat untuk bebas dari himpitan ekonomi sih memang sah-sah saja. Tapi apakah keinginan untuk mewujudkannya juga sama-sama kuat? Apakah bisnisnya sendiri sudah mulai dijalankan?

“Nggak punya modal nih”, “Susah banget, nggak ada koneksi”, “Bisa balik modal cepet gak?” dll dst dsb dan sejuta pertanyaan lainnya yang langsung menghadang ketika akan mulai berbisnis.

Sebenarnya pertanyaan-pertanyaan itu sangatlah wajar terutama bagi pebisnis pemula. Orang sukses pun awalnya mengalami hal yang kurang lebih sama, tapi toh mereka bisa berakhir dengan kesuksesan. Lantas, apa kelebihan orang-orang tersebut?

Simple saja. Orang sukses selalu menghadapi masalah sebagai happy problem atau tantangan. Selalu berusaha kreatif mencari solusi dan langsung bergerak untuk “menjinakkan” tantangan.

Nggak punya modal? Ajukan saja pinjaman ke bank.
Sudah kebanyakan hutang, jadi belum bisa pinjam uang lagi? Cari rekan bisnis!
Begitu seterusnya, selalu kreatif mencari solusi. Bukan membenamkan diri dalam keluhan dan sejuta pertanyaan. Cari solusinya dan jalankan segera!

Jadi, apakah anda berminat jadi orang sukses?

Baca juga artikel:
- Perlu Modal Berapa?
http://dexton.adexindo.com/artikel-agustus1-perlu-modal-berapa.html
- Pilih yang Banyak Saingannya!
http://dexton.adexindo.com/artikel-pilih-banyak-saingan.html
- Olahraga Termurah, Mudah dan Sehat
http://dexton.adexindo.com/artikel-agustus1-olahraga-murah.html

Tetap SEMANGAT!
Rosa S Rustam (Ocha)

on August 5th, 2008

Ar-Razaq (Sang Pemberi Rejeki)

Oleh: Muhammad Alidin
 

Sewaktu duduk di bangku SMA, karena keadaan ekonomi, orang tua saya memutuskan untuk menambah penghasilan keluarga dengan berjualan es lilin (es yang dibungkus dalam plastik-plastik kecil). Jadi, saya dan saudara-saudara serta almarhum mama saya setiap sore bersama-sama membungkus / membuat es untuk dikemudian dibekukan di kulkas selama satu malam dan kemudian dijual ke esokan harinya. Yang seru dari proses pembuatan es ini adalah setiap hari tangan kami ikut berwarna macam-macam, tergantung pewarna sirop yang kami pergunakan hari itu, kadang merah, kuning dan hijau.

Penjualan es ini dilakukan dengan menggunakan termos es yang kemudian saya bersama bapa saya (berboncengan motor ) antarkan ke beberapa warung di pagi hari sebelum saya pergi sekolah, dan sore / malam harinya kami ambil kembali termosnya serta hasil penjualan hari itu.

Dari hasil penjualan es inilah saya belajar, bahwa rejeki kita memang mutlak diatur yang Maha Kuasa. Kita hanya wajib berusaha mencarinya. Keyakinan ini saya petik dari pengalaman hasil penjualan es tersebut. Ada hari-hari tertentu (ketika hari itu panas terik) dimana saya begitu optimis mengambil hasil penjualan karena menyangka es akan terjual habis, eh ternyata yang terjual sangat sedikit, dan saya pulang dengan rasa sedih dan nyeri dihati. Sebaliknya, di musim hujan, dimasa saya sangat pesimis, es yang saya antar ke warung-warung ternyata terjual habis sehingga saya membawa pulang hasil penjualan es yang banyak, dengan hati yang terasa hangat.
Setelah dewasa, pelajaran dari penjualan es ini sering saya ingat-ingat untuk menentramkan hati jika risau memikirkan soal rejeki.

Ketika masih dalam kandungan, ketika masih bayi, dimasa kanak-kanak kita tidak pernah risau soal rejeki. Dalam kandungan rejeki kita dijamin, semasa kita Bayi, tanpa usaha ASI selalu tersedia buat kita.

Saya pernah membaca cerita tentang seekor semut yang ditangkap oleh seseorang. Semut itu ditanya dalam satu bulan berapa banyak makanan yang dia perlukan untuk hidup. Semut menjawab ia hanya perlu 1 butir jagung. Oleh orang itu, sang semut dimasukkan kedalam kotak dan 1 butir jagung. Orang itu berjanji pada semut bahwa ia akan memberi 1 butir jagung lagi bulan depan. Setelah satu bulan orang itu membuka kotak dan melihat semut itu hanya menghabiskan setengah butir jagung. Merasa heran, orang itu lalu bertanya kepada semut kenapa hanya menghabiskan setengah butir jagung ? Kalau di alam bebas makanan saya sudah dijamin Allah Swt. Sang Pemberi Rejeki yang tak pernah lupa dan lalai atau ingkar akan janjinya, sementara dalam kotak ini jaminannya saya dapat dari engkau, manusia yang bisa lupa, ingkar janji, bahkan mati, karena itulah saya makan dengan hemat, sekedar berjaga-jaga apabila engkau tidak muncul bulan depan dan memberi saya sebutir jagung lagi, jawab sang Semut dengan pasti.
on August 5th, 2008

Untuk hosting, saat ini mungkin cukup banyak juga yang menawarkan paket hosting super hemat dalam rangka 17-an. Bila anda coba bertanya ke Om Google, “promo hosting agustus” maka anda akan menemukan beberapa hosting yang menyediakan promosi hemat selama bulan Agustus ini.

Salah satunya adalah idwebspace. Hosting yang menjadi tempat mangkal CafeBisnis ini, menyediakan promosi gila-gilaan selama bulan Agustus ini. Buat yang masih belum punya tempat mangkal, inilah kesempatan untuk mendapatkan hosting murah.

Harganya pun bukan cuma selama masa promosi, tapi saat perpanjangan nanti juga tetap. Nah, enak banget kan? Untuk kualitas, sejauh ini memang cukup handal. Uptimenya mencapai 99,99%. Servernya bisa anda pilih apakah menggunakan server US, Singapore (SG) atau IIX.

Promo Bisnis Paket 3,5GB Hanya Rp. 450.000/thn (US)
Termasuk Domain Gratis (com/net/org/info/biz)

Promo Bisnis Paket 3,5GB Hanya Rp. 500.000/thn (SG)
Termasuk Domain Gratis (com/net/org/info/biz)

Promo Paket 1GB Hanya Rp. 350.000/thn (Server SG)
Termasuk Domain Gratis (com/net/org/info/biz)

Promo Paket 1GB Hanya Rp. 300.000/thn (Server US)
Termasuk Domain Gratis (com/net/org/info/biz)

Small SG 5MB Hanya Rp. 400an/Bulan
(Rp. 5.000/Tahun)

Domain Murah .MOBI Hanya Rp. 61.708

Domain Murah .ASIA Hanya Rp. 140.845

HARGA TETAP SAAT PERPANJANG - PROMO Hingga 31 Agustus

Informasi lebih lengkap, silahkan aja langsung ke halaman utama idwebspace. Silahkan klik disini.

on August 1st, 2008
Oleh: Muhammad Alidin
 
Kalau Anda lagi punya waktu luang dan tidak ada sesuatu yang mesti dikerjakan, cobalah Anda perhatikan bagaimana cicak, ya seekor cicak, yang ada di dinding rumah Anda mencari makan. Saya tanpa sengaja pernah memergoki bagaimana seekor cicak mendapatkan makanannya, nyamuk, ya seekor nyamuk.

Pada waktu itu saya lagi duduk menunggu sesuatu, tiba-tiba pandangan saya secara tak sengaja melihat seekor cicak yang lagi merayap di dinding dekat tepi plafon. Rupanya cicak itu lagi mengincar seekor nyamuk yang lagi terbang berputar-putar disekitar tembok itu. Cicak itu dengan tatapan yang sangat lapar hanya bisa menyaksikan bagaimana nyamuk yang diincarnya tersebut terbang kesana-kemari, tanpa mampu berbuat apa-apa, selain tetap menempel dengan sabar di dinding tersebut. Mungkin dalam hati cicak tersebut berkata, seandainya aku punya sayap dan bisa terbang, tentu akan kukejar habis-habisan nyamuk tersebut. Dalam hati saya pun diam-diam membatin “dasar cicak bodoh, mana mungkin kamu bisa memakan nyamuk yang terbang kesana kemari tersebut, cari makanan lain sajalah yang bisa kamu raih”.

Namun, belum selesai gumaman batin saya tersebut saya ucapkan dalam hati, seperti dikendalikan oleh kekuatan yang tak terlihat, si nyamuk tiba-tiba terbang dan hinggap tak jauh dari moncong si cicak, dan, ya, dengan suatu gerakan yang cepat, hop ! cicak itu pun mencaplok si nyamuk dan kemudian dengan lahap menikmati hasil buruannya tersebut. Saya yang menyaksikan adegan tersebut, hanya bisa diam dengan mulut ternganga, tanpa bisa mengucapkan apa-apa.

Lepas dari keterpanaan menyaksikan adegan tersebut, saya perlahan-lahan menarik nafas dan mengucapkan astagfirullah. Ya, saya mohon ampun kepada Allah atas kebodohan saya dalam menilai peristiwa itu. Tanpa sadar saya masuk dalam tipu daya syetan yang paling halus, saya tanpa sadar meyakini, bahwa kemampuan seekor cicak memperoleh makanan sepenuhnya tergantung pada kemampuan cicak itu sendiri, sehingga cicak yang tidak bisa terbang saya pastikan tidak akan dapat memakan nyamuk yang bisa terbang kesana-kemari. Saya sadar, sesungguhnya makanan semua makhluk, termasuk makanan manusia, pada hakikatnya adalah rejeki dari Tuhan, dan Tuhan berkuasa mutlak mengatur dan memberikan rejeki kepada siapa pun yang dikehendakinya, bahkan dengan cara yang kita pun tidak mampu membayangkannya.

Diam-diam saya pun melakukan “flashback” atas perjalanan kehidupan saya selama ini, termasuk kehidupan orang tua dan beberapa keluarga dekat saya. Subhanallah, Maha suci Allah, ternyata semua rejeki yang telah kami dapatkan selama ini, yang kelihatannya kami peroleh “atas usaha kami sendiri”, sungguh semua merupakan anugerah dan karunia Allah semata-mata.

Sebagai contoh, saya memang mengirimkan surat lamaran kerja untuk mendapatkan pekerjaan saya saat ini, tapi siapa yang sesungguhnya yang membuat saya mendapatkan pekerjaan ini. Kalau karena kecerdasan dan pendidikan, pasti banyak pelamar lain yang kecerdasan dan pendidikannya lebih tinggi dari saya. Kalau karena pengalaman kerja, tentu lebih banyak pelamar lain yang pengalaman kerjanya lebih hebat dari saya. Ada ribuan bahkan jutaan factor yang bisa menggagalkan lamaran saya tanpa bisa saya kendalikan (saya tidak lihat lowongan kerja sewaktu diklankan, saya tidak tertarik untuk melamar, lamaran saya terlambat dari deadline, lamaran yang saya kirimkan nyasar dan tidak sampai kealamat, yang menyeleksi lamaran tidak tertarik dengan CV saya, waktu dipanggil interview dan test saya tidak terima panggilannya, sewaktu jadwal interview dan test saya tiba-tiba sakit, waktu di test dan interview saya tidak bisa menjawab dengan baik, dll, dsb).

Ketika akhirnya saya diterima kerja, siapa sesungguhnya yang membuat semua hambatan itu tidak terjadi, padahal saya tidak mengerahkan usaha apapun untuk mencegah hambatan-hambatan itu agar tidak terjadi ?

Kekuatan yang mencegah dan menghilangkan semua hambatan yang bisa menggagalkan lamaran kerja saya, adalah sama dengan kekuatan yang “memaksa” nyamuk untuk hinggap dihadapan seekor cicak yang tak bisa terbang, kekuatan yang sama yang membuat seekor ikan dilaut memakan umpan pancing nelayan, kekuatan yang sama yang membuat seekor sapi tidak mengamuk dan tetap menunggu untuk disembelih, walau menyaksikan sapi-sapi lain disembelih didepan matanya, kekuatan yang sama yang menurunkan hujan dari langit yang membuat tanaman petani tumbuh subur, kekuatan yang sama yang mendorong seorang ibu menyusinya bayinya dengan penuh kasih sayang walau tidak ada jaminan anaknya tersebut akan berbakti kepadanya ketika si ibu sudah tua renta. Itulah kekuatan dan kekuasaan Allah sang pengatur dan pemberi rejeki.

Jadi, kalau anda pernah dan selalu berpikir segala yang anda peroleh dan miliki dalam hidup ini (harta, kekayaan dan kekuasaan) semata-mata adalah hasil usaha dan upaya anda sendiri,dan menjadi sombong dan angkuh karenanya, mungkin seekor cicak di dinding bisa menyadarkan Anda kembali. Semoga.

on August 1st, 2008

Oleh: Muhammad Alidin

Kemarin malam seseorang bertanya kepada saya, kenapa ada orang yang tidak pernah patuh pada Tuhan bisa kaya raya, sebaliknya ada orang yang begitu patuh dan taat menjalankan perintah Tuhan hidupnya biasa-biasa saja, bahkan nampak menderita ?

Saya tidak tahu kenapa ia menanyakan hal itu, tapi inilah jawaban yang saya berikan;Menurut saya, Tuhan menciptakan dua hukum dalam hidup ini. Yang pertama saya sebut hukum positif dan yang satunya lagi hukum negatif. Hukum positif adalah hukum yang membawa hasil yang positif bagi manusia, dan hukum negatif membawa hasil negatif kepada manusia. Kedua hukum ini sudah diberikan Tuhan kepada manusia secara mutlak, terlepas apakah manusia itu patuh atau membangkang kepada Tuhan.

Contoh hukum positif : Siapa yang rajin dan tekun belajar, bekerja dan berusaha akan sukses (terserah apakah dia patuh atau tidak kepada Tuhan)

Contoh hukum negatif : Siapa yang meletakkan tangannya diatas api yang berkobar akan terbakar (terserah apakah dia patuh atau tidak kepada Tuhan)

Namun karena Tuhan berkuasa mutlak, bisa saja (sesekali) Tuhan membuat pengecualian atas kedua hukum itu sekehendakNya. Misalnya Nabi Ibrahim tidak terbakar sedikitpun walau diikat dan dibakar dalam api yang begitu besar. Atau ada yang sudah belajar, bekerja dan berusaha habis-habisan namun gagal dan gagal juga. Namun pengecualian ini hampir-hampir kecil sekali prosentasinya, jika tidak maka dunia ini akan penuh dengan kekacauan. Jadi yang cenderung terjadi adalah hukum positif menghasilkan hasil positif dan hukum negatif menghasilkan hasil negatif.

Dengan demikian, jika ada manusia yang tidak patuh kepada Tuhan, bahkan atheis, namun senantiasa tekun, ulet, disiplin dalam belajar, berusaha, dan bekerja maka tidak heran jika bisa sukses dan kaya raya. Sebaliknya orang patuh dan taat kepada Tuhan, namun malas, loyo, bodoh, ya tidak heran cenderung gagal dalam hidupnya.

Jika seorang manusia tersebut bukan hanya patuh dan taat pada Tuhan, tetapi juga tekun, ulet, disiplin, jujur dalam belajar dan berusaha dan bekerja, maka menurut hukum positif manusia ini pasti sukses dalam hidupnya, dan inilah yang cenderung terjadi. Jika ternyata tetap gagal, berarti Tuhan dengan kemutlakan kuasa dan kehendaknya melakukan pengecualian terhadap manusia ini. Kenapa Tuhan melakukan pengecualian ini, hanya Tuhan yang mutlak tahu alasannya. Namun secara imaniah, kita percaya hal itulah yang terbaik bagi manusia itu walaupun secara duniawi dan logika kita belum mampu memahaminya.

Contoh : Seorang pelajar SMA patuh dan taat kepada Tuhan, rajin dan disiplin dalam belajar, lulus SMA dengan nilai yang gemilang. Namun pada saat mengikuti ujian masuk perguruan tinggi idamannya, tidak lulus, sementara teman yang lain yang lebih “bodoh” dan “nakal” bisa diterima. Pernah dengar peristiwa calon mahasiswa baru yang meninggal dunia dalam acara opspek atau ingat kasus IPDN. Apa tidak mungkin Tuhan tidak meluluskannya dalam ujian perguruan tinggi tersebut karena Tuhan ingin menghindarkannya dari peristiwa tragis semacam itu, atau Tuhan ingin memberi jalan lain yang lebih baik padanya di Perguruan Tinggi lain ?

Contoh lain : Tsa’labah, yang ketika miskin begitu patuh dan taat kepada Tuhan, ngotot minta dido’akan menjadi kaya kepada Nabi Muhammad. 2 kali permintaan Tsa’labah ditolak Nabi, baru pada permintaan ketiga Nabi mendo’akanya dengan berat hati. Apa yang terjadi ? Ketika Tsa’labah dikaruniakan kekayaan, hidupnya akhirnya jauh dari Tuhan sampai-sampai Nabi mengatakan celaka Tsa’labah.

Jadi, tetaplah bermain di hukum positif. Patuh dan taat kepada Tuhan senantiasa, Disiplin, ulet dan Jujur senantiasa. Soal hasil ? serahkan saja padaNya. Gagal dimata kita belum tentu gagal dimata Tuhan. Sukses dimata kita belum tentu sukses menurut Tuhan.